Gebyar IMAKGI 22: Meriahnya Perayaan Ulang Tahun dan Semangat Sosial Organisasi

Ikatan Mantan Awak Kabin Garuda Indonesia

Jakarta, Perempuannusantara | Ikatan Mantan Awak Kabin Garuda Indonesia (IMAKGI) merayakan ulang tahun ke-22 mereka dengan meriah dalam acara Gebyar IMAKGI 22. Acara yang dihelat di Hotel Park Regis Arion Kemang, Jakarta Selatan, Sabtu (22/7) pukul 10.00 hingga 15.00 WIB tersebut berhasil menarik perhatian sekitar 200 sahabat IMAKGI.

Menurut Yuli Gantina, selaku ketua panitia, Gebyar IMAKGI 22 ini merupakan ajang silaturahmi dan syukuran atas kelahiran IMAKGI pada tanggal 23 Juni lalu. “Alhamdulillah, acara silaturahmi ini dalam rangka mensyukuri ulang tahun ke-22 IMAKGI berhasil terlaksana dengan dukungan banyak pihak serta sahabat IMAKGI yang luar biasa,” ujar Yuli Gantina dalam sambutannya.

Wulat Arum J. SH. MKn,selaku Ketua Umum IMAKGI Periode 2022-2025 menegaskan bahwa IMAKGI yang berfokus pada orientasi sosial dan non-politik, memiliki peran penting dalam memberikan bantuan dan dukungan sosial kepada para anggotanya. Meski demikian, acara Gebyar IMAKGI 22 ini terbatas untuk diikuti oleh sekitar 200 anggota IMAKGI dari total sekitar 2300 anggota aktif yang ada. Sejak awal diluncurkan, tiket untuk acara ini telah ludes terjual dalam waktu hanya 5 hari.

Wulat Arum J. SH. MKn, Ketua Umum IMAKGI Periode 2022-2025

Masih menurut Wulat Arum yang  mengungkapkan bahwa IMAKGI memiliki keunikan dalam sistem keuangannya. “Terus terang, satu-satunya organisasi yang tidak memungut iuran rutin adalah IMAKGI, dan IMAKGI sudah berjalan tanpa iuran anggota selama 22 tahun. Hingga saat ini, dananya berasal dari keluarga besar IMAKGI dan pendukung IMAKGI, yang kemudian didistribusikan untuk kegiatan sosial,” tegas Wulat Arum.

Winny Sumantri & Yuli Gantina

Sementara Winny Sumantri selaku Ketua 1 IMAKGI periode 2022 -2025 mengatakan beragam kegiatan social yang dilaksanakan oleh IMAKGI, selain silaturahmi adalah jalan pagi, nonton bareng, dolan bareng, dan kegiatan sosial untuk anggotanya yang membutuhkan bantuan. Setiap Jumat juga diadakan program Dompet IMAKGI Peduli, yaitu sedekah untuk membantu siapapun yang sakit, meninggal, dan yang memerlukan.

Pada kesempatan Gebyar IMAKGI 22 ini, Ibu Wulat Arum memberikan penghargaan kepada tokoh-tokoh yang telah berjasa besar terhadap keberadaan IMAKGI, yakni :

1.Pemberian Penghargaan kepada Perwakilan Pendiri dan Badan Pembia IMAKGI yakni Ibu Sulfiah Ambardi dan Ibu Didit Susiati serta Perwakilan Pendiri dan Badan Pengawas IMAKGI yakni Ibu Niniek Oemaryani dan Ibu Etty Nulyati yang semuanya menerima plakat yang diberikan oleh Ibu Nurprapti (Ketua 3 IMAKGI).

2.Pemberian Penghargaan Kepada Perwakilan Pendukung Pendiri IMAKGI yakni Ibu Isnairniati Maulani, Ibu Hetty Kusharyanti, Ibu Lena Indrastiti, ibu Erna Zain, dan Ibu Reni Astuti serta Pendukung Loyal Kegiatan IMAKGI yakni Ibu Etty Sjahfrie Syamsuddin, Ibu Siti Djauhari Kasih dan Bapak Amril Zein yang mana semuanya menerima plakat yang diberikan oleh Ibu Wulat Arum (Ketua Umum IMAKGI).

3.Pemberian Penghargaan Kepada Mantan Instruktur Awak Kabin Garuda Indonesia yakni Ibu Dianty Putranto, Ibu Winny Sumantri, Ibu Rubyantari, Bapak Dasa Amiseno, Bapak Yudhi Pramono, dan Bapak Rudy Sahanaya yang semuanya menerima plakat yang diberikan oleh ibu Didit Susiati.

Didukung oleh L’OREAL Indonesia, Wardah dan Dian Pelangi serta lainnya, acara Gebyar IMAKGI 22 mampu menghadirkan kemeriahan yang penuh keceriaan lewat beragam tampilan seperti flashmob, fashion show by Dian Pelangi, hiburan musik akustik, line dance yang dipimpin oleh mbak Poppy serta puluhan doorprize dengan hadiah utama berupa 3 voucher senilai @ Rp. 500.000, 1 sepatu Tory Burch dan 2 buah Smartphone.

Melalui Gebyar IMAKGI 22, semangat sosial dan kepedulian sosial IMAKGI semakin terasa nyata. Sebagai organisasi yang berkomitmen untuk membantu anggotanya dan masyarakat, IMAKGI terus berusaha memberikan kontribusi positif dan mempererat ikatan solidaritas di antara mantan awak kabin Garuda Indonesia. Semarak dan keakraban dalam acara ini menunjukkan betapa pentingnya nilai-nilai sosial dan semangat berbagi dalam membangun masyarakat yang lebih baik. (Fjr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button