Literasi Digital mendukung Transformasi Digital indonesia

 

perempuannusantara.com JAKARTA – Dalam mendorong masyarakat mengoptimalkan dunia digital terutama pemanfaatan internet, pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) RI terus melakukan percepatan transformasi digital.

Dirjen Aplikasi Informatika Kementerian Kominfo RI, Semuel Abrijani Pangerapan mengatakan seperti diketahui dampak pandemi dan pesatnya teknologi telah mengubah cara beraktivitas dan bekerja. Kehadiran teknologi sebagai bagian dari kehidupan masyarakat inilah yang semakin mempertegaskan di era disubsi teknologi.

“Untuk mengahadapi hal tersebut, kita semua harus mempercepat kerjasama dalam mewujudkan agenda trasnformasi digital Indonesia. Bersama-sama wujudkan cita-cita bangsa Indonesia dengan menjadikan masyarakat madani berbasis teknologi, “ ucap Samuel pada sambutan webinar literasi digital dengan tema ‘ Mudah dan Nyaman Jualan Online’, Senin, (1/8/2022).

Dikatakan Samuel, kemampuan yang kita miliki serta keunggulan harus terus dijaga agar mampu membawa bangsa Indonesia menjadi bangsa yang hebat dan besar, serta menjadi unggul dalam segi sumberdaya manusia.

“Untuk itu dengan diadakannya kegiatan Literasi Digital ini diharapkan mampu meningkatkan kemampuan literasi digital masyarakat yang akhirnya mampu menjadi faktor yang mendukung transformasi digital Indonesia, ” jelas Semuel.

Dikesempatan yang sama Anggota Komisi I DPR RI, Sukatma menyampaikan bahwa penggunaan internet, dari hari kehari semakin meningkat. Masyarakat Indonesia menempati posisi 10 besar dalam menghabiskan waktu di internet.

Oleh karena itu dengan memanfaatkan penggunaan internet tersebut tentunya perlu di dorong kepada kegiatan positif dan bermanfaat seperti berjualan secara online, menghindari penipuan serta anti hoaks.

“Pasca pandemi, perekonomian sebagian besar masyarakat di Indonesia cukup terpuruk. Perubahan kebiasan masyarakat yang kini lebih senang berbelanja secara online. Hal tersebut bisa dikatakan sebuah peluang untuk sistem penjualan secara online. Hal ini diharapkan bisa mengembalikan kondisi perekonomian masyarakat,” ucap Anggota Fraksi PKSI ini.

Berdasarkan data dari BPS terkait sistem penjualan online di Indonesia, tahun 2020 lalu 25,92% dari total 2.361.432 usaha merupakan e-commerce. Pada tahun yang sama 50,71% usaha langsung juga baru memulai beroperasi dan berganti menjadie-commerce. Data tersebut menunjukan tingginya angka sistem jual beli online di Indonesia.

Webinar #MudahdanNyamanJualanOnlin ini merupakan bagian dari sosialisasi Gerakan Nasional Literasi Digital ini diselenggarakan oleh Kemenkominfo bekerja sama dengan Komisi I DPR. Kegiatan ini melibatkan komunitas digital yang diharapkan mampu memberikan panduan, edukasi dan literasi kepada masyarakat dalam melakukan aktivitas digital, terutama jual beli online.[](PN ).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button