Trending

Pemilu Damai Itu harus Siap Kalah Dan Siap Menang ( KIN RI )

perempuannusantara.com komite investigasi negara..Pemilu sejatinya adalah ajang memilih pemimpin yang berlangsung secara konstitusional dan damai. Dalam pemilu, semua elemen harus mengacu kepada prinsip Indonesia adalah negara hukum. Sehingga wacana kecurangan, kekerasan verbal, upaya mendiskreditkan pihak tertentu harus dibuktikan secara hukum. Meski pemilu ranah politik, semua harus tetap ada kepentingan hukum yang mendamaikannya.

Meski ada hukum, realitasnya dalam pemilu ini kita disuguhi berbagai perbuatan yang kadang di luar nalar hukum. Misalnya Membawa nama malaikat, ayat suci, mengejek paslon, menghakimi orang lain, saling menghujat di media sosial hadir dalam pesta demokrasi kali ini. Terkadang Kita disuguhi Cara cara  kurang berkualitas yang menampilkan unsur masyarakat yang jauh dari nilai demokratis. Alih-alih menjual gagasan, Ternyata justru narasi kontroversial serta kekerasan verbal dan non verbal lebih banyak disuguhkan dan terkadang mengganggu kesehatan mental.

Jadilah demokrasi kita kadang hilang rasionalitas dan keadaban, serta terjebak emosionalitas yang berpotensi menyudutkan pihak lain, bukan narasi berpolitik yang meneduhkan . Dalam hal ini, Demi bela Negara KIN Mendorong Negara ini membutuhkan juru damai dan pesan damai yang lebih banyak agar suasana demokrasi adil, tertib dan damai. Ini penting, apalagi di masa tenang masih saja muncul provokasi di media sosial. Dengan berlindung alasan nalar intelektual dan politik identitas, masih ditemukan pihak yang ingin membuat ”keramaian” berlebihan di ajang pemilu ini melalui sarana media sosial. Sebuah keramaian yang alih-alih mengungkap fakta menurut versi mereka, tetapi mengganggu ketenangan berfikir masyarakat di masa tenang.

Di titik inilah, kita berharap semua pihak menahan diri agar mendorong pemilu 2024 berjalan damai, harmoni dan pesan yang disampaikan lebih meneduhkan. Segala dugaan dan narasi yang bertentangan dengan hukum, silahkan dibuktikan dengan nalar dan jalur hukum Semua ada Alurnya, Kita perlu mendorong hukum sebagai panglima dan pemilu yang berkualitas, harmonis dan damai. Termasuk di dalamnya perlu dihadirkan kesadaran kolektif, agar siapapun pemenang pemilu harus ada kelapangan dada dan jiwa dari paslon, parpol pengusung dan lebih-lebih pemilih di arus bawah. Karna hakikat Dari Pemilu adalah Pesta Rakyat untuk Memilih Pemimpin Jika Sudah ada Pemimpin Yang Di pilih dan Menang Ya kita harus Hormati hal Tersebut,Dan di dalam Pemilu Pilpres itu Ya harus Siap Menang dan Siap kalah..

Dpp Komite investigasi Negara Jenderal TNI Purn Tyasno Sudarto,Marsdya TNI Purn Wresniwiro,Brigjen TNI Purn Bambang Saiful Basri,M Arief Nur cholis Drs Agus S Budiman,Infokom Saiful SH,Inggar Saputra ( KIN ) PN

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button