TRANSPET JAKARTA | Jasa Antar Jemput Hewan Kesayangan Yang Aman Dan Nyaman

We Do Care

BEKASI, Perempuannusantara | Berawal dari kecintaan akan hewan peliharaannya, mendorong Gautama J Sesami untuk membuka bisnis jasa antar jemput hewan peliharaan dengan mengutamakan kenyamanan dan aman.

Bermodal sebuah mobil yang dikendarainya sendiri, , pria yang akrab di sapa Sami ini mengawali ide bisnisnya yang menyasar pecinta hewan peliharaan ini dengan mengantar kucing dan anjing milik beberapa orang yang dikenalnya, yang ternyata mendapat sambutan yang luar biasa.

Bahkan setelah berjalan lebih dari 5 tahun, usaha transportasi hewan peliharaan yang dinamai Transpet Jakarta ini semakin berkembang dan menarik minat para pecinta hewan untuk menggunakan jasanya.

Related Articles

Menurut Sami, Transpet Jakarta bukan hanya menjadi peluang bisnis namun juga menjadi bentuk kecintaannya terhadap hewan.

“Ini bukan sekedar bicara cuan yang didatangkan dari sebuah bisnis. Tapi, bagaimana hewan peliharaan dapat diberikan pelayanan yang aman dan nyaman sesuai kebutuhan,” ucap Gautama J Sesami, pemilik Transpet Jakarta.

Namun, meski lebih dikenal sebagai penyedia transportasi hewan, Transpet Jakarta juga memberikan pelayanan untuk penginapan kucing dengan konsep rumahan, dan juga pemandian hewan alias grooming.

“Semua lini bisnis kami, mengedepankan kenyamanan dan keamanan bagi hewan. Sesuai tagline kami, ‘We Do Care’,” jelas Sami.  “Karyawan kami semua sayang hewan,” tambahnya.

Tak hanya mobil pribadinya yang digunakan, kini Transpet Jakarta telah memiliki beberapa mobil dan motor sebagai moda transportasi hewan peliharaan.

Berpusat di Jati Asih Bekasi, Transpet Jakarta menyediakan motor dan mobil untuk transportasi hewan. Tidak hanya dalam kota, Transpet Jakarta juga siap mengantarkan hewan kesayangan Kamu ke luar kota dengan menggunakan jasa armada mobil.

“Dan sekarang, untuk armada motor, antaran kami menjangkau hingga Jakarta Selatan lho,” ucap Sami. “Jangan lupa untuk wilayah Jakarta Selatan, kami juga menyediakan layanan grooming visit.”

Sebagai pemilik usaha, Sami terus berinovasi untuk menciptakan antaran menggunakan sepeda motor yang aman dan nyaman. Sejak awal, ia memang tak mau membawa kucing menggunakan keranjang yang ditumpuk karena tahu risiko nya.

Ia menjelaskan, selain melihat risiko keamanan dan kenyamanan yang kurang jika keranjang kucing ditumpuk, ada keterbatasan dari sisi peraturan undang-undang lalu lintas menjadi pertimbangan penting.

Hingga saat ini, Transpet Jakarta sudah tiga kali melakukan regenerasi tas, dari yang awal nya hanya tas dari bahan terpal, kemudian menggunakan box kayu dan saat ini menggunakan box fiber dengan dilengkapi pendingin.

“Awalnya kami hanya membuat semacam tas. Tas ini anti air jadi tidak perlu khawatir hujan. Namun jika musim panas, tas ini menjadi berbahaya karena suhu didalamnya panas sekali. Belum lagi hanya menggunakan risleting sehingga mudah dijebol kucing,” Kenangnya.

“Kami memang tidak mau asal-asalan menangani pet konsumen kami. Buat kami, pet bukan sekedar hewan tapi anggota keluarga seseorang yang harus dijaga sepenuh hati,” tandas Gautama J Sesami. (Mbun/Fjr) | Foto: IG Transpet Jakarta

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button